Tampilkan postingan dengan label Sejarah Penjajahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Penjajahan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 12 Januari 2016

Organisasi Militer Bentukan Jepang



Organisasi Militer
Bentukan Jepang Pada bulan Januari 1942 Jepang menduduki Malaysia,
Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Malaysia pada waktu itu dikuasai Sekutu berhasil
direbut Jepang. Pada tanggal 24 Januari 1942 Jepang menduduki Tarakan,
Balikpapan, dan Kendari. Balikpapan merupakan sumber-sumber minyak maka
diserang dengan hati-hati agar tetap utuh, tetapi dibumihanguskan oleh tentara
Belanda.
Rabu, 06 Januari 2016

Pengaruh Revolusi Industri di Indonesia


Pengaruh Revolusi Industri di Indonesia - Revolusi industri
yang terjadi di Eropa berhasil mendorong terjadinya perubahanperubahan dalam
berbagai bidang kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut tidak hanya mempengaruhi
kehidupan masyarakat Eropa, akan tetapi juga masyarakat di belahan dunia lainnya,
termasuk Indonesia. Apalagi dengan perubahan paradigma filsafat yang diterapkan
oleh imperialisme
Selasa, 05 Januari 2016

Organisasi Kepemudaan Pada Masa Pergerakan Nasional



Organisasi Kepemudaan
Pada Masa Pergerakan Nasional  - Organisasi
pemuda yang berkembang pada masa pergerakan nasional sangat banyak. Hampir di
seluruh wilayah atau daerah di Indonesia ada, di antaranya Perkumpulan Pasundan
(1914) yang ditujukan untuk mempertinggi kesopanan, kecerdasan, dan kegiatan kemasyarakatan.
Organisasi pemuda lainnya ialah Tri Koro Dharmo (1915) yang nanti berganti nama

Organisasi Dalam Bidang Politik Pada Masa Pergerakan



Organisasi Dalam Bidang
Politik Pada Masa Pergerakan



Indische Partij



Pada tanggal 12 Desember 1912, Indische Partij didirikan di
Bandung oleh yaitu Dr. E.F.E. Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan dr.
Cipto Mangunkusumo (ketiga tokoh ini dikenal dengan sebutan Tiga Serangkai). Tiga
tokoh tersebut terkenal dengan tokoh radikal, Douwes Dekker terkenal dengan
kritikan-kritikan terhadap

Budi Utomo



Budi Utomo Kehadiran Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908 menandai
permulaan pergerakan nasional di Indonesia. Gagasan lahirnya Budi Utomo diawali
dari perjalanan kampanye yang dilakukan oleh dr. Wahidin Sudirohusodo ke seluruh
Pulau Jawa. Pada tempat-tempat yang dikunjungi, ia menganjurkan perluasan
pengajaran sebagai langkah untuk memajukan kehidupan rakyat. Menurutnya, tujuan
itu bisa

Sarekat Islam



Sarekat Islam Adanya
persaingan dagang antara para pedagang Islam dan pedagang Cina, mendorong para
pedagang Islam untuk bersatu. Mereka (para pedagang Islam) mendirikan
perkumpulan/organisasi bernama Sarekat Dagang Islam (SDI). Pendiri SDI ini
adalah Haji Samanhudi. SDI selanjutnya diubah namanya menjadi Sarekat Islam
(SI). Adapun tujuan pendirian Sarekat Islam di antaranya sebagai berikut:


Keragaman Ideologi Pergerakan Kebangsaan Indonesia



Keragaman Ideologi
Pergerakan Kebangsaan Indonesia Abad XX merupakan abad kebangkitan dan
munculnya nasionalisme di kawasan Asia Afrika. Penderitaan rakyat sebagai
akibat dari penjajahan bangsa Eropa telah mengalami puncaknya. Proses munculnya
paham-paham nasionalisme di Eropa dikembangkan di Asia. Dari perkembangan
nasionalisme di Asia ada yang mempengaruhi perkembangan nasionalisme di

Pemerintahan Kolonial Belanda di Nusantara



Pemerintahan
Kolonial Belanda di Nusantara Setelah Napoleon dikalahkan oleh pasukan
koalisi, Willem van Oranje kembali menjadi raja di negerinya. naik tahta
sebagai Souverein vorst (1814), kemudian sebagai raja (1815). Berdasarkan
Groundwet (konstitusi Kerajaan Belanda), kekuasaan tertinggi atas wilayah
jajahan berada di tangan raja. Demikian pula dengan kekuasaan undang-undang.
Staten Generaal

Perkembangan Kolonialisme Inggris di Indonesia (1811-1816)



Perkembangan Kolonialisme
Inggris di Indonesia (1811-1816) Tanggal 18 September 1811 adalah tanggal dimulainya
kekuasaan Inggris di Hindia. Gubernur Jenderal Lord Minto secara resmi mengangkat
Raffles sebagai penguasanya. Pusat pemerintahan Inggris berkedudukan di Batavia.
Sebagai penguasa di Hindia, Raffles mulai melakukan langkah-langkah untuk memperkuat
kedudukan Inggris di tanah jajahan.

VOC sebagai Kekuatan Baru


VOC
sebagai Kekuatan Baru Dibandingkan dengan Belanda
(Ekspedisi pertama Balanda di bawah pimpinan Cornellis de Houtman tiba di
Banten tahun 1596) dan Inggris (ekspedisi pertama Inggris di bawah pimpinan Sir
Francis Drake yang singgah di Ternate, Sulawesi dan Jawa diakhir tahun 1579)
yang baru datang ke wilayah ini menjelang akhir abad ke-16, maka organisasi
perdagangan Portugis memang kelihatan

VOC Menuju Kebangkrutan


VOC Menuju Kebangkrutan Pada abad ke-17 hingga awal abad ke-18, VOC mengalami puncak
kejayaan. Penguasa dan kerajaan-kerajaan lokal berhasil diungguli.
Kerajaan-kerajaan itu sudah menjadi bawahan dan pelayan kepentingan VOC. Jalur
perdagangan yang dikendalikan VOC menyebar luas membentang dari Amsterdam,
Tanjung Harapan, India sampai Irian/Papua. Keuntungan perdagangan rempahrempah juga
melimpah

Pengertian VOC, Sejarah, Hak Istimewa, & Tujuan Dibentuknya



Lahirnya VOC Seperti
telah dijelaskan di muka bahwa tujuan kedatangan orang-orang Eropa ke dunia
timur antara lain untuk mendapatkan keuntungan dan kekayaan. Tujuan ini boleh
dikatakan dapat dicapai setelah mereka menemukan rempah-rempah di Kepulauan
Nusantara. Berita tentang keuntungan yang melimpah berkat perdagangan
rempah-rempah itu menyebar luas. Dengan demikian semakin banyak orang-orang

Kekuasaan VOC di Indonesia


Kekuasaan VOC di
Indonesia - Pada tahun 1614 Pieter Both digantikan oleh Gubernur Jenderal
Gerard Reynst (1614-1615). Baru berjalan satu tahun ia digantikan gubernur
jenderal yang baru yakni Laurens Reael (1615-1619). Pada masa jabatan Laurens
Reael ini berhasil dibangun Gedung Mauritius yang berlokasi di tepi Sungai
Ciliwung. Orang-orang Belanda yang tergabung dalam VOC itu memang cerdik. Pada

Pemerintahan VOC di Nusantara


Pemerintahan
VOC di Nusantara Pada
masa Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC), gubernur jenderal merupakan
penguasa tertinggi di Hindia. Ia mempunyai kekuasaan yang nyaris tak terbatas
seperti halnya seorang raja absolut karena tidak ada undang-undang yang khusus
mengatur hak-hak dan kewajibannya. Demikian pula dengan struktur
pemerintahannya di Asia, khususnya Hindia Timur juga tidak

Kehidupan Sosial Budaya Pada Masa Kolonial



Kehidupan Sosial
Budaya Pada Masa Kolonial - Semakin luasnya kekuasaan Kolonial di Indonesia
maka untuk mempertahankan dan menjalankan struktur dan tugasnya, pemerintah Kolonial
memanfaatkan potensi manusia Indonesia. Kebutuhan akan tenaga kerja manusia
yang profesional, setidaknya tenaga kerja yang bisa membaca dan menulis semakin
dibutuhkan. Keadaan tersebut semakin diperkuat keberadaannya

Perkembangan Kolonialisme di Indonesia



Perkembangan Kolonialisme di Indonesia - Revolusi Industri
yang memberikan pengaruh terhadap perekonomian, khususnya di kawasan Eropa
telah mendorong negaranegara Barat untuk melakukan penjelajahan samudera. Penjelajahan
ini bertujuan untuk mencari daerah yang akan dijadikan jajahan.



Di daerah-daerah yang telah berhasil dikuasai, para
penjelajah melakukan eksploitasi besarbesaran terhadap

Sistem Pemerintahan pada Masa Kolonial



Sistem Pemerintahan pada Masa Kolonial Kedatangan
bangsa-bangsa Barat ke Dunia Timur, khususnya Indonesia telah memberikan banyak
perubahan dalam berbagai segi kehidupan bangsa. Sebagai contoh, sebelum
kedatangan dan penguasaan bangsa Barat di Indonesia, sistem pemerintahan, struktur
birokrasi, dan sistem hukum yang berlaku adalah sistem pribumi . Sistem pemerintahan
yang dimaksud adalah sistem

Kapitalisme



Kapitalisme Seperti
telah disebutkan pada uraian sebelumnya bahwa kemajuan dan perkembangan dalam
bidang industri yang dialami oleh negara Inggris memberikan pengaruh yang
besar, baik bagi Inggris maupun bagi negara-negara Eropa lainnya. Munculnya
negara industri yang mengusung politik ekonomi bebas (liberal) mendorong
lahirnya kapitalisme modern dan lebih jauh lagi melahirkan suatu bentuk

Merkantilisme



Merkantilisme Paham Merkantilisme berkembang di negara-negara Barat dari
abad ke-16 sampai abad ke-18. Paham ini dipelopori oleh beberapa tokoh, seperti
Thomas Mun Sir James Stuart dari Inggris, Jean Baptiste Colbert dari Prancis,
dan Antonio Serra dari Italia. Secara umum, Merkantilisme dapat diartikan sebagai
suatu kebijaksanaan politik ekonomi dari negara-negara imperialis yang bertujuan

Dampak Situasi Eropa terhadap Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia



Dampak Situasi Eropa
terhadap Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia  Kolonialisme adalah suatu bentuk
penguasaan atau penjajahan yang dilakukan oleh suatu negara (kolonialis)
terhadap suatu daerah atau bangsa lain dalam rangka memperluas wilayah
kekuasaannya. Kolonialisme ditandai dengan adanya penguasaan suatu daerah,
kemudian disusul dengan pemindahan penduduk dari negara kolonial ke