Selasa, 05 Januari 2016

Kapitalisme



Kapitalisme Seperti
telah disebutkan pada uraian sebelumnya bahwa kemajuan dan perkembangan dalam
bidang industri yang dialami oleh negara Inggris memberikan pengaruh yang
besar, baik bagi Inggris maupun bagi negara-negara Eropa lainnya. Munculnya
negara industri yang mengusung politik ekonomi bebas (liberal) mendorong
lahirnya kapitalisme modern dan lebih jauh lagi melahirkan suatu bentuk

Revolusi Industri



Revolusi Industri adalah
sebuah ungkapan yang digunakan untuk menamai perubahan dan perkembangan pesat
yang awalnya terjadi di Inggris setelah ditemukannya mesin uap. Revolusi ini
mengubah cara hidup banyak orang, terutama yang tinggal di perkotaan dan wilayah-wilayah
industri. Kemajuan teknologi mengakibatkan tenaga untuk menggerakkan mesin yang
semula masih menggunakan tangan menjadi

Merkantilisme



Merkantilisme Paham Merkantilisme berkembang di negara-negara Barat dari
abad ke-16 sampai abad ke-18. Paham ini dipelopori oleh beberapa tokoh, seperti
Thomas Mun Sir James Stuart dari Inggris, Jean Baptiste Colbert dari Prancis,
dan Antonio Serra dari Italia. Secara umum, Merkantilisme dapat diartikan sebagai
suatu kebijaksanaan politik ekonomi dari negara-negara imperialis yang bertujuan

Dampak Situasi Eropa terhadap Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia



Dampak Situasi Eropa
terhadap Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia  Kolonialisme adalah suatu bentuk
penguasaan atau penjajahan yang dilakukan oleh suatu negara (kolonialis)
terhadap suatu daerah atau bangsa lain dalam rangka memperluas wilayah
kekuasaannya. Kolonialisme ditandai dengan adanya penguasaan suatu daerah,
kemudian disusul dengan pemindahan penduduk dari negara kolonial ke
Sabtu, 02 Januari 2016

Sejarah Ritual Seks di Gunung Kemukus

Ada banyak sekali adat istiadat yang dibilang aneh, lucu, hingga tidak masuk akal. Karena itulah Indonesia, negara yang kaya akan kebudayaan. Seperti yang terjadi di gunung Kemukus, yang terletak di pulau Jawa, tepatnya di Sangiran, Sragen. Ada sebuah budaya keagamaan yang cukup menarik minat jurnalis luar negeri, khususnya dari Inggris, untuk melihat seperti apa ritual yang terbilang aneh ini.


Setiap malam Jumat, khususnya Pon dalam penanggalan Jawa, banyak peziarah datang, untuk melakukan doa-doa di sekitar makam Pangeran Samudro, yang merupakan keturunan dari Majapahit.

Untuk itu, jurnalis bernama Patrick Abboud, menceritakan kisahnya menelusuri ritual yang terjadi di sana, khususnya ritual bersetubuh, baik dengan pasangannya maupun dengan wanita lain yang baru dikenal.

Selama 35 hari, Obboud mengatakan jika siapapun yang datang harus melakukan ritual tersebut selama tujuh kali. "Ini cerita yang sangat aneh. Beberapa tahun lalu saya membaca tentang ini, dan saya tertarik untuk datang kesana. Dan saya menemukan hal yang mengejutkan," ucap Obboud.

Ritual kuno ini dimulai sejak abad ke-16, dan dipercaya bisa membawa keberuntungan dan kebaikan selama hidup. Dari pria yang sudah menikah, ibu rumah tangga, hingga pegawai pemerintah, berpartisipasi di dalam ritual tersebut.

Tidak ada yang tabu selama di sana, siapapun yang datang akan melakukannya. "Ini adalah tradisi yang ada di Jawa yang berbeda dengan yang lainnya di Indonesia, ritual ini merupakan perpaduan dari Islam, Hindu dan Budhha," tambah Abboud.

Namun yang menjadi celakanya, kini ritual tersebut semakin ramai, yang menimbulkan prostitusi terselubung. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, untuk mengungkap apa yang terjadi dan menghentikan ritual yang menyimpang tersebut.

Sebagai negara mayoritas muslim, tentu kita tidak ingin tercemar dengan adanya pemberitaan dan investigasi seperti itu. Apalagi risiko penularan penyakit seperti HIV/AIDS akan semakin tinggi.
Senin, 28 Desember 2015

Mengukur Gairah Seks Wanita Dengan Ciri Fisik Menurut Primbon Jawa

Sudah lama muncul anggapan, bentuk-bentuk fisik bagian tubuh perempuan bisa untuk mengukur kadar gairah seksualnya. Nah, ini dia 14 bentuk fisik pada diri perempuan, yang sekiranya menggambarkan hasratnya saat bercinta.


1. Bibir Sensual
Perempuan yang memiliki bibir sensual memiliki kemampuan oral seks yang hebat. Ia aktif di ranjang dan cenderung menguasai pasangannya saat bercinta.

2. Tubuh Bongkok Udang
Wanita yang memiliki tubuh bongkok udang sangat tahan lama. Goyangannya kuat dan tidak cepat orgasme.

3. Rambut Subur, Payudara Kecil
Wanita ini termasuk baik dan setia. Meskipun gairah seksualnya tidak menonjol, tapi ia mampu mengimbangi pasangannya. Kalau pria pasangannya memperlakukannya dengan penuh kasih, ia bisa jadi wanita yang menggairahkan. Tapi, ia cenderung tertarik kepada wanita sejenis alias lesbi.

4. Tubuh dan Bibir Tebal
Wanita ini tergolong pendiam. Ia pasif di tempat tidur dan tidak peduli pada pasangannya. Pria pasangannya perlu kesabaran untuk memanasinya, karena pada dasarnya ia bisa menjadi pasangan yang menyenangkan.

5. Pinggang Kecil, Pinggul Besar
Wanita ini biasa-biasa saja di tempat tidur. Ia bukan penikmat seks dan lebih memikirkan urusan rumah tangga serta masa depan anaknya. Ia tipe istri yang baik, setia dan tabah dalam menghadapi persoalan.

6. Tubuh Sedang, Mata Bulat
Wanita ini memiliki gairah seks yang kurang. Ia terlalu monoton, tidak ada keinginan untuk meningkatkan kemahiran dan belajar bagaimana menikmati seks. Seks baginya seperti kewajiban saja, sehingga banyak pasangannya yang kecewa.

7. Bibir Tipis, Alis Tebal
Secara fisik, wanita ini sangat menarik. Tetapi secara personal, ia bukan wanita yang ceria, cenderung pemuram dan pesimistis. Ia lebih sering cemberut dibanding tertawa dan tersenyum. Pantas kalau ia tampak lebih tua dibanding umurnya. Dalam hal asmara, ia tak semenarik penampilannya.

8. Payudara Besar, Wajah Bulat
Wanita ini setia, berbakti pada pria pasangannya, bahkan rela tak peduli pasangannya punya selingkuhan. Wanita ini tergolong dingin kepada pasangan. Ia sudah merasa cukup dan damai kalau dicukupi kebutuhan materialnya.

9. Bulu Halus di Tubuh
Wanita yang memiliki bulu halus di tubuh memiliki gelora seks yang menggebu-gebu dan sangat kuat dalam olahan asmara

10. Tubuh Mungil dan Padat
Wanita ini mungil dan padat sangat cerdik dan pandai saat melakukan atraksi di ranjang. Dia juga tidak mudah menyerah pada serangan yang dilakukan pasangannya.

11. Leher Panjang, Mulut Lebar
Wanita ini merupakan tipe teman yang baik. Dia berterus terang jika tak suka, membuat olah asmaranya dingin kalau pria pasangannya tak menangkap keinginannya. Wanita ini lebih suka memberikan bahasa isyarat, sehingga pihak pria harus peka dan tanggap.

12. Kaki Panjang, Dada Kecil
Wanita ini seksnya rendah, tapi Ia ramah, sopan dan pandai bertutur kata. Tapi soal asmara, wanita ini cenderung dingin, bahkan frigid. Pria pasangannya sering dibuatnya jengkel dan kesal karena itu.

13. Mata Elang dan Leher Panjang
Wanita ini diibaratkan seekor burung elang yang siap menerkam. Begitupula dalam kehidupan seksualnya, wanita yang memiliki ciri-ciri tersebut akan selalu menerkam pasangannya terlebih dahulu.

14. Lesung Pipit
Konon, pernikahan wanita ini sulit langgeng karena dia mudah tertarik pada laki-laki lain. Dalam urusan ranjang, wanita berlesung pipit tidak mudah mendapatkan kepuasan.
Sabtu, 26 Desember 2015

Sumpah, Nyupatani dan Disupatani

Menurut Baoesastra Djawa tulisan W.J.S Poerwadarminta, “supata” (atau “supaos” dalam bahasa Jawa Krama) bermakna wewelak, ipat-ipat dan netepake bener (nyata) ning prakara kanthi sumpah utawa ngajab wewelak. Sementara itu, “sumpah”, dalam kamus tersebut diartikan sebagai, nganggo pasaksining Allah diaturi nekseni yen apa sing dikandhakake pancen nyata utawa bakal dituhoni (dengan persaksian Allah untuk menyaksikan jika apa yang dikatakan memang benar atau akan dipatuhi).


Ada banyak kisah mengenai supata dalam berbagai cerita. Pada cerita pewayangan misalnya, Abimanyu pernah menyatakan bahwa dia belum menikah sembari menyampaikan supata agar bisa mengambil Dewi Utari sebagai istri. Akibat supata tersebut, pada perang Baratayudha nanti, Abimanyu akan tewas dengan luka sekujur tubuh (tatu arang kranjang) akibat serbuan anak panah. Dalam kasus ini, penyampaian suatu kebohongan yang disertai supata akan mencelakai orang tersebut. Berarti, supata berkaitan dengan kejujuran.

Supata biasanya akan “berfungsi” apabila si penyampai memiliki kesaktian. Seperti dalam cerita Rara Jonggrang-Bandung Bondowoso. Ketika Bandung belum usai merampungkan seribu candi, Rara Jonggrang memukul lesung agar ayam-ayam berkokok pertanda hari sudah pagi. Bandung Bondowoso yang murka kemudian nyupatani Rara Jonggrang sehingga menjadi arca untuk melengkapi candi keseribu. Dalam kasus ini, Rara Jonggrang terkena supata akibat berbohong, sementara Bandung menyampaikan supata karena telah dibohongi.

Pada zaman sekarang, kata “supata” telah jarang terdengar. Yang masih kerap terdengar justru kata “sumpah” atau “swear”. Kalau ada seseorang yang tak dipercayai lawan bicaranya, maka akan memantapkan pernyataannya dengan mengatakan, “Sumpah ! Wani samber bledheg! Wani kithing!” dan lainnya. Malah sampai tercetus “sumpah pocong!”.

Sebetulnya, seseorang yang terbiasa mengucapkan supata atau sumpah hanyalah mencari benarnya sendiri. Dia tidak mengerti kalau supata atau sumpah yang diucapkan disaksikan Allah. Kebiasaan tersebut terjadi karena karakter yang kurang kokoh, sehingga tidak bisa menjadi patokan moral.
Kebiasaan tersebut bisa dihilangkan melalui pendidikan karakter, sejak anak-anak masih kecil. Anak-anak dibiasakan berbicara apa adanya, tidak usah dengan supata atau sumpah. Kebiasaan balas dendam juga harus dihilangkan sedari dini. Sifat Tuhan yang memaafkan hamba-hambaNya harus menjadi teladan. Seseorang harus memiliki sifat legawa, jembar penggalihipun, dan mirah pangapuntenipun.